| Mobile| RSS

Niat Menghilangkan Selulit, Nyawa Malah Melayang

Minggu, 04 Oktober 2009 | posted in | 0 comments



Florida, Berkunjung ke tempat Spa harusnya membuat seseorang merasa segar dan sehat. Namun berbeda dengan seorang wanita asal Florida, Rohie Kah, nasib tragis harus dialaminya. Kah meninggal dunia setelah melakukan terapi menghilangkan selulit dengan teknik Carboxytherapy.


Seperti dilansir New York Daily News, Sabtu (3/10/2009), Kah seorang wanita berusia 37 tahun sekaligus ibu dari 3 orang anak awalnya mengunjungi tempat spa langganannya di Weston MedSpa, Weston Florida. Pada saat itu ia berniat menghilangkan selulit dan garis-garis yang mengganggu penampilan tubuhnya.


Kah adalah pelanggan tetap di tempat Spa tersebut yang biasanya memesan layanan pijat dan manicure. Namun tidak seperti biasanya, Kah tertarik untuk mencoba terapi menghilangkan selullit di tempat Spa langganannya itu yang disebut Carboxytherapy.


Teknik Carboxytherapy, berdasarkan website Weston MedSpa, merupakan teknik terapi menggunakan ilmu kedokteran atau medis yang berfungsi menghilangkan selulit dan garis-garis kerutan pada tubuh. Dengan menyuntikkan zat karbondioksida pada bagian tubuh yang bermasalah, selulit dan garis-garis kerutan tersebut disebut-sebut bisa berkurang bahkan menghilang dan kulit bisa normal kembali.


Biaya satu kali suntik dengan teknik Carboxytherapy itu berkisar antara US$ 140-160 atau Rp 1,4-1,6 juta (kurs 10.000/US$). Teknik tersebut merupakan teknik yang cukup baru diterapkan di sana.


Setelah Kah disuntik karbondioksida, tiba-tiba ia menjadi tidak sadar. Kah pun segera dilarikan dengan ambulance ke rumah sakit terdekat. Seorang suster yang menangani Kah mengatakan, beberapa lama setelah ia tidak sadarkan diri dan dibawa oleh ambulance, Kah tiba-tiba meninggal dunia.



Pengacara Kah mengatakan bahwa kliennya dinyatakan sah meninggal dunia karena kerusakan otak yang menyebabkan otaknya mati beberapa lama setelah disuntik karbondioksida.

0 Responses So far

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails

Berita Terbaru

Komentar Terakhir

Popular Post

Masa

Blog Archive

Labels

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani

Twitter